Rabu, 01 Februari 2012

Bukan Omong Kosong

Bukan Omong Kosong (1)
aku selalu akan membahas sesuatu dari keyakinan saya - bahwa manusia adalah wakil TUHAN di muka bumi - dan dunia ini tidaklah akan tercipta kecuali semuanya semata2 diperuntukkan bagi manusia - tetapi di sisi lain manusia tetap diharuskan hanya mengabdi kepada TUHAN
maksud saya adalah : bahwa selama ini kita telah banyak pelajari Hypnosis dan NLP yang mencoba memotret alam dunia beserta isinya ke dalam alam manusia - maka Law of Attraction (LoA) justru kebalikannya - yaitu lebih kepada bagaimana seluruh potensi alam manusia ini mampu berperan aktif secara langsung untuk mempengaruhi alam dunia
sehingga kesimpulannya adalah : baik buruknya dunia ini tergantung dari manusia - tidak hanya akibat perbuatan fisiknya (kelakuannya) - tetapi juga tergantung dari pola pikirnya (kepribadiannya)
akhir2 ini di Indonesia mulai marak bahasan tentang LoA - bagiku itu adalah sebuah pembuktian bahwa "Amalan tergantung dari NIAT" bukanlah omong kosong belaka
Selamat belajar kembali menata "Niat Baik" untuk mencoba memperbaiki Kehidupan di muka bumi

Bukan Omong Kosong (2)
pribadi manusia itu ternyata tidak "stand alone" - kata orang barat manusia itu adalah makhluk sosial - kata orang timur manusia itu kalau berjamaah pahalanya lebih besar
hal tersebut bukanlah "omong kosong" - karena ternyata pikiran maupun ingatan manusia tidak hanya terbatas di otak manusia - tidak terbatas pada diri setiap manusia - tapi bertebaran di seluruh "jagad raya" - tidak hanya tersimpan di tangan dan kaki - tetapi juga tersebar di seluruh alam semesta - ada yang tersimpan di hewan piaraan - tersimpan di benda kesayangan - bahkan ada yang tersimpan di bunga2 dan bau kemenyan - dan bahkan mungkin sudah ada yang tersimpan di "SURGA" dan "NERAKA"
makanya jangan heran bila semuanya dipengaruhi dan berpengaruh pada alam bawah sadar kita - terutama untuk yang jelas2 sdh ada sejarah keterkaitannya - yaitu mereka kemudian tersambung dalam sebuah jaringan "wireless" yang maha luas - dan aku lebih suka menyebutnya sebagai "CLOUD COMPUTING"
Mari kita mulai lagi belaj`r bersosialisasi - kita tingkatkan kemampuan SOFT SKILL masing2 - kita perbaiki INTRPERSONAL SKILL kita

Bukan Omong Kosong (3)
secara teori memang keterbukaan hati - atau menurut bahasa saya "BERSABAR bila alam dunia sedang nggak klop dengan "mau kita" dan BERSYUKUR bila sebaliknya" - adalah mekanisme perbaikan diri secara terus menerus dan berkelanjutan
secara praktek yang sejauh ini pernah saya alami (tapi banyak yang nggak sengaja dan banyak nggak sadarnya) : hal itu membuat hidupku jadi damai dan semakin baik dari hari ke hari meskipun aku sendiri sering tak pernah membayangkan apapun sebelumnya
konsep "syukur" atau "pasti ada hikmahnya" adalah salah satu ekspresi dari LOA yg benar (menurut Pak Yan Nurindra). Dengan frame ini maka bahkan saat kita mengalami hal "yg terburuk" sekalipun, pasti kita dapat melakukan Reframing, bahwa inilah hal "yg kita butuhkan", inilah "hal yg benar2 tepat bagi kita", entah mungkin saat itu kesadaran normal dan normatif kita sebagai manusia (yg cenderung mencari hal yg tampak enak) akan protes sesaat.
jadi jelaslah bahwa "bersyukurlah maka akan TUHAN tambah dengan kenikmatan yang lebih" bukanlah omong kosong belaka
Selanjutnya mari kita bareng2 pada belajar mensyukuri apa yang ada pada kita - yakinlah bahwa itu adalah pilihan terbaik untuk kita - jang`n ragu sedikitpun

Bukan Omong Kosong (4)
alam bawah sadar manusia ternyata lebih peka pada pelajaran2 yang bersifat "TAULADAN" daripada seribu perintah dan ancaman
jadi meskipun aku bersusah payah belajar sampai mentog ke luar negeri segala - ujung2nya aku lebih sreg untuk menjadi DOSEN - bukan karena perintah orang tua atau cita2ku - tetapi lebih karena aku melihat kebahagiaan yang setiap hari terpancar dari Ayah dan Ibuku yang keduanya adalah GURU
maka hukum yang mengatakan bahwa "Amal tanpa Ilmu sama dengan Ilmu tanpa Amal" keduanya sama2 bernilai nol adalah bukan omong kosong belaka - itulah sebabnya perintah "tuntutlah ilmu mulai dari buaian sampai di liang lahat" adalah satu paket tak terpisahkan dengan perintah "Amar Ma'ruf nahi' munkar"
maka percuma saja di kampus ada larangan "MAHASISWA DILARANG MEROKOK" bila ada beberapa dosen yang masih merokok di kampus
percuma di Indonesia ada pemberantasan korupsi kalau sebagian besar anak2 Indonesia masih dikasih makan dari hasil korupsi
mari kita mulai dari diri kita masing2 untuk selalu berusaha menjadi TAULADAN yang baik - terutama untuk anak2 kita di rumah - untuk anak2 di lingkungan masayarakat terdekat - maupun untuk para anak didik kita 

Bukan Omong Kosong (5)
"beyond word" itulah kuncinya - kita nanti berpindah ke alam akherat - sangatlah riskan dan sungguh beresiko besar bila ada yang berpendapat bahwa "beyond word" itu tidak ada (mati adalah akhir segalanya) - karena bisa jadi mati itu justru adalah awal dari "beyond word" yang lebih menantang - lebih beresiko lagi bila "blue print" dari takdir kita di "beyond word" adalah merupakan fungsi dari kelakuan kita sekarang
sementara kelakuan kita sekarang tidak dinilai hanya berdasarkan apa2 yang kita lakukan dan apa2 yang kita katakan - tetapi lebih daripada itu : lebih tergantung pada apa2 yang kita pikirkan dan apa2 yang kita inginkan
itulah sebabnya kita butuh "keyakinan total" - dan celakanya keyakinan total ini tak dapat diperoleh dengan hanya dipikirkan - tetapi harus dilatih secara berulang2 sampai dengan membentuk "peta model" yang mendukung terciptanya sebuah servomechanim yang selalu bergerak menuju "beyond word" yang lebih baik
maka jangan sekali2 menganggap bahwa SURGA dan NERAKA adalah omong kosong belaka - mari segera kita mulai mendidik diri sendiri sejak sekarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar