Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (1)
MEMALSUKAN NAMA2 KELUARGAMenurut syariat ISLAM segala sesuatu yang mengandung unsur mempermainkan atau pemalsuan dalam masalah keturunan hukumnya haram.
Hadist marfu’dari Sa’ad dari Abu Bakar ra. Nabi SAW bersabda:
“Barangsiapa mengaku keturunan (menggandengkan nama ayahnya) kepada yang bukan ayahnya, sementara dia sendiri mengetahuinya, maka surga haram baginya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Dari Imam Ali, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa mengaku nasab kepada selain ayahnya dan memaksakan dirinya kepada selain walinya (garis keturunannya) maka baginya laknat dari Allah SWT, Malaikat dan sekalian manusia, Allah SWT tidak akan menerima adanya penggantian atau pertukaran nasab secara sembarang dan serampangan darinya”. (Muttafaqun Alaih).
Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (2)
CENDERUNG GHIBAH“Tahukah kalian apa itu ghibah?”, Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau bersabda, “Yaitu engkau menceritakan tentang saudaramu yang membuatnya tidak suka.” Lalu ditanyakan kepada beliau, “Lalu bagaimana apabila pada diri saudara saya itu kenyataannya sebagaimana yang saya ungkapkan?” Maka beliau bersabda, “Apabila cerita yang engkau katakan itu sesuai dengan kenyataan maka engkau telah meng-ghibahinya. Dan apabila ternyata tidak sesuai dengan kenyataan dirinya maka engkau telah berdusta atas namanya” (HR. Muslim.)
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah sebagian kalian menggunjingkan (ghibah) sebagian yang lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuuraat: 12)
Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (3)
KECANDUAN (Mabuk Facebook)"Nabi melarang mengkonsumsi setiap hal yang memabukkan dan yang menyebabkan seseorang lemah dan malas." (HR. Ahmad dan Abu Daud)
"Janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri. Sesungguhnya Allah Maha Penyayang terhadap kalian." (an-Nisa': 29).
Kecanduan update status ini telah menggeser rutinitas sehari-hari. Jika dulu hal pertama yang biasa dilakukan setelah bangun tidur adalah minum kopi, sarapan atau membaca koran, saat ini hal pertama yang dilakukan adalah eksis di Facebook.
Sekitar 42 persen responden mengaku hal pertama yang mereka lakukan di pagi hari adalah cek status, sedangkan 28 persen mengaku eksis di Facebook sebelum beranjak dari tempat tidur. 54 persen mengaku memperoleh berita dari situs jejaring.
Dikutip dari Techworld, Jumat (19/3/2010), dari 1000 responden di Amerika Serikat yang disurvei, 48 persen mengaku meng-update status di malam hari menjelang tidur atau sesegera mungkin setelah bangun tidur.
Sementara 9 persen responden di bawah usia 25 tahun mengaku meng-update status kapan saja saat mereka tiba-tiba terjaga dari tidur di malam hari. 11 persen responden di atas usia 25 tahun juga menuturkan hal yang sama.
Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (4)
MENCERITAKAN PERBUATAN DOSA DAN MENCACI MAKI ORANGSemua (dosa) umatku akan diampuni kecuali orang yang berbuat (dosa) terang-terangan, yaitu yang melakukan perbuatan dosa pada malam hari lalu Allah menutup-nutupinya kemudian pada esok harinya dia bercerita kepada kawannya, "Tadi malam aku berbuat begini...begini..." Lalu dia membongkar rahasia yang telah ditutup-tutupi Allah 'Azza wajalla. (Mutafaq'alaih)
Tahukah kamu siapa orang yang bangkrut? Para sahabat menjawab, "Allah dan rasulNya lebih mengetahui." Nabi Saw lalu berkata, " Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku ialah (orang) yang datang pada hari kiamat dengan membawa amalan puasa, shalat dan zakat, tetapi dia pernah mencaci-maki orang ini dan menuduh orang itu berbuat zina. Dia pernah memakan harta orang itu lalu dia menanti orang ini menuntut dan mengambil pahalanya (sebagai tebusan) dan orang itu mengambil pula pahalanya. Bila pahala-pahalanya habis sebelum selesai tuntutan dan ganti tebusan atas dosa-dosanya maka dosa orang-orang yang menuntut itu diletakkan di atas bahunya lalu dia dihempaskan ke api neraka." (HR. Muslim)
Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (5)
BERDEBATBerdebat atau bersitegang adalah menyanggah pembicaraan orang lain dengan mengutarakan kekurangan-kekurangan secara berlebihan, baik yang bersifat faktual maupun kontekstual. Hal ini adakalanya muncul oleh adanya perasaan bahwa dirinya lebih unggul daripada yang lainnya. Ada kalanya, karena kebodohannya ataupun kekerasan hati dari salah satu pihak, yang menjadi wataknya yang cenderung destruktif kepada orang lain.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa meninggalkan perdebatan padahal dia adalah benar, maka kelak akan dibangun untuknya kediaman di dalam surga teratas. Dan barangsiapa meninggalkan perdebatan sedang dia memang salah, maka akan dibangun untuknya kediaman di surga bagian bawah.”
Demikian itu karena meninggalkan perdebatan bagi pihak yang merasa dirinya benar adalah sangat sulit. Maka, layak sekiranya bila janji pahalanya lebih tinggi daripada meninggalkan perdebatan karena memang berada di pihak yang salah.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang akan mencapai kesempurnaan hakikat iman, kecuali jika dia bersedia meninggalkan debat dan pertentangan, padahal dia benar.”
Boleh kita mengutarakan kekurangan pembicaraan seseorang bila mengandung manfaat keagamaan. Ia perlu menyimak dan mengkoreksi secara bijak dan lembut. Bukan dengan cara yang kasar.
Kesalahan yang sering dilakukan Pengguna Internet (6)
SALING MENGEJEK DAN MENTERTAWAKAN“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan-perempuan lain, karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.” (QS. Al Hujurat: 11).
Sebagai manusia biasa, kadang kala Rosululloh Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bercanda. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sering mengajak istri, dan para sahabatnya bercanda dan bersenda gurau, untuk mengambil hati, dan membuat mereka gembira. Namun canda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berlebih-lebihan, tetap ada batasannya
Dituturkan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha: "Aku belum pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa terbahak-bahak hingga kelihatan lidahnya, namun beliau hanya tersenyum." (Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhâri dan Imam Muslim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar